Karya Tulis Seni Rupa Pembuatan Lampu Kayu



Karya Tulis Seni Rupa
Pembuatan Lampu Kayu


SAM_2128.JPG,SAM_2132.JPG,I:\Images\20150218_060400.jpg
 











Disusun oleh :
Dewi Nasita
Bangkit Triono
Novita Sari
Rina

Kelas XII IPS 3






SMA Negeri 1 Kedugreja
Jalan Raya Tambaksari Tromol Pos 212 Cilacap 53264
Periode 2014/2015

PENGESAHAN

Karya tulis seni budaya ini telah disetujui dan disahkan sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam mata pelajaran Seni Budaya di SMA Negeri 1 Kedungreja Tahun Ajaran 2014/2015 pada
hari                  :
tanggal                        :



                                                                                                                           


Mengetahui,
Kepala SMA Negeri 1 Kedungreja                                           Pembimbing


SUMARSONO,S.Pd.,M.Pd                                                     Ratiman, S.Pd.,
             NIP. 196707121994121006                                                   NIP.











MOTTO DAN PERSEMBAHAN
MOTTO :
1.      Berdo’alah kepada Tuhan, karena Dia adalah sumber dari segala kehidupan.
2.      Suatu usaha yang telah anda mulai, janganlah putus asa sebelum anda berhasil.
3.      Bersikaplah jujur walaupun kejujuran itu terkadang menyakitkan, setia pada janji dan berpegang teguh pada prinsip.
4.      Lakukan semua kegiatan dengan penuh rasa ikhlas tanpa paksaan.
5.      Ilmu tanpa diamalkan ibarat elang tak bersayap.
6.      Keraguan akan menimbulkan hasil yang tidak maksimal.
7.      Semakin cepat suatu pekerjaan dimulai, semakin cepat pula pekerjaan tersebut selesai.






PERSEMBAHAN
Karya tulis seni budaya ini kami persembahkan kepada :
1.      Bapak Sumarsono, S.Pd.,M.Pd., selaku kepala SMA Negeri 1 Kedugreja.
2.      Bapak Ratiman, S.Pd, selaku pembimbing dalam pembuatan  karya tulis seni budaya.
3.      Bapak dan Ibu Guru serta staf karyawan di SMA Negeri 1 Kedungreja.
4.      Siswa-siswi SMA Negeri 1 Kedungreja.
5.      Pihak-pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam pembuatan karya tulis seni budaya.
Tiada kata yang pantas selain ucapan terima kasih.









PRAKATA

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa menurunkan rahmat bagi makhluk-Nya, sehingga  kami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Karya tulis seni budaya Pembuatan Lampu kayu” ini dengan baik sebagai bentuk pertanggung jawaban dalam mata pelajaran Seni Budaya di SMA Negeri 1 Kedungreja.
            Dengan selesainya karya tulis ini kami menyampaikan rasa terima kasih kepada :
1.      Bapak Sumarsono, S.Pd.,M.Pd., selaku Kepala SMA Negeri 1 Kedungreja.
2.      Bapak Ratiman, S.Pd, selaku pembimbing yang telah memberikan arahan dan ilmu kepada kami tentang sistematika penyusunan karya tulis ini.
3.      Dewan Guru dan staf  Tata Usaha di SMA Negeri 1 Kedungreja.
4.      Semua pihak yang telah membantu secara langsung maupun tak langsung dalam penyusunan karya tulis seni budaya ini.
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan karya tulis ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari berbagai pihak demi perbaikan agar lebih baik kedepannya. Semoga laporan karya tulis ini dapat bermanfaat bagi semua.

           
                                                                                                Kedungreja,     Februari 2015


    Penyusun                            










DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ____________________________________________________          i
HALAMAN PENGESAHAN _____________________________________________         ii
MOTTO DAN PERSEMBAHAN __________________________________________        iii
PRAKATA ____________________________________________________________        iv
DAFTAR ISI ___________________________________________________________         v
BAB I PENDAHULUAN       
A.    Latar Belakang _________________________________________________ 1
B.     Rumusan Masalah _______________________________________________ 1
C.     Tujuan Penulisan ________________________________________________ 1
D.    Manfaat Penulisan ____________________________________________ __ 1
BAB II PELAKSANAAN KEGIATAN
A.    Bahan ______________________________________________________ __ 2
B.     Alat ________________________________________________________ __ 2
C.     Langkah membuat ____________________________________________ __ 3
BAB III PENUTUP
A.    Simpulan ____________________________________________________ __ 7
B.     Saran _______________________________________________________ __ 7
DAFTAR PUSTAKA _____________________________________________________ __ 8



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Berdasar dimensinya, seni rupa digolongkan menjadi dua. Yaitu seni rupa 2 dimensi, dan seni rupa 3 dimensi. Seni rupa 2 dimensi memiliki dimensi tinggi dan panjang, contohnya lukisan, foto, dll. Sedangkan seni rupa 3 dimensi memiliki dimensi panjang, lebar dan tinggi. Contohnya patung.
Sedangkan menurut fungsinya, seni rupa digolongkan menjadi dua. Pure Art (seni murni) dan Applied Art (seni terapan). Seni murni hanya diambil nilai estetikanya saja, sedangkan seni terapan dapat di gunakan (terapkan) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contoh seni murni adalah lukisan. Contoh seni terapan adalah meja, kuris, kompor, dll.
Dalam tugas kali ini kami mengambil lampu kayu. Lampu kayu yang kami maksud bukanlah bola lampu yang terbuat dari kayu, namun desain lampu yang kami usung mayoritas menggunakan kayu. Kegunaannya pun bermacam-macam. Dapat digunakan sebagai pajangan, atau dapat digunakan sebagai lampu belajar.
Lampu kayu ini bahan dan alatnya sangat mudah ditemukan dan cara pembuatannya juga sangat mudah dilakukan, bahkan tidak perlu merogoh kocek ratusan ribu demi membuatnya. Namun masyarakat di era globalisasi ini masih kurang mengetahui dan cenderung berperilaku konsumtif dengan cara membeli secara langsung yang sudah jadi. Dengan hadirnya karya tulis ini, kami berharap pembaca dapat mengurangi pola konsumtif dan mengembangkan kreatif dengan cara membuat sendiri lampu multifungsi ini.
Penyusun
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa saja bahan yang diperlukan dalam pembuatan lampu kayu ini?
2.      Apa saja alat yang dibutuhkan untuk membuat lampu kayu ini?
3.      Bagaimana cara membuat lampu kayu ini?

C.     Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan lampu kayu.
2.      Mengetahui peralatan yang dibutuhkan untuk membuat lampu kayu.
3.      Mengetahui cara membuat lampu kayu.

D.    Manfaat
Setelah membaca karya tulis ini, pembaca dapat :
1.      meningkatkan kreativitas pembaca,
2.      mengurangi pola konsumtif diri sendiri maupun masyarakat,
3.      menciptakan usaha seni kriya.
BAB II
ISI
A.    Bahan-bahan
Untuk membuat lampu kayu, bahan-bahan yang diperlukan adalah
ü  Batok kelapa
Sebelum digunakan, batok kelapa dibersihkan terlebih dahulu sampai serabutnya tidak ada. Supaya halus amplas bagian luar batok.
ü  Ruas bambu
Ruas bambu yang dibutuhkan adalah ruas paling bawah beserta akar serabutnya. Bersihkan akar serabutnya dari tanah, bilas dengan air hingga bersih.
ü  Papan
Papan yang digunakan terbuat dari kayu keras (jati, cendana, dll). Amplas hingga halus.
ü  Kabel
Kabel yang digunakan adalah kabel kecil dengan panjang sekitar 1 m.
ü  Vitingan lampu
Vitingan lampu yang digunakan adalah vitingan tempel dengan ukuran sedang.
ü  4 mur kecil
Mur yang digunakan berukuran sekitar 1 cm.
ü  Bola lampu
Bola lampu yang digunakan dapat bervariasi, bisa lampu yang sinarnya kuning, biru, putih, maupun merah. Pilih sesuai kebutuhan.
ü  Pewarna
Pewarna ini digunakan untuk mewarnai bagian-bagian kerajinan ini setelah jadi. Bisa menggunakan cat kayu, atau menggunakan klir agar kayu terlihat asli dan mengkilap, atau pernis untuk memberi efek warna kekayuan.

B.     Alat-alat
ü  Obeng
ü  Golok
ü  Mesin Bor
ü  Amplas
ü  Kuas
ü  Tatah










C.     Cara Membuat
1.      Pastikan bahan dan alat lengkap.
20150218_173302.jpg 20150218_173336.jpg20150218_173348.jpg

2.      Lubangi bambu dengan bor, buatlah 2 lubang untuk menempelkan bambu dengan batok, lalu buat 1 lubang lagi dibagian belakang bambu untuk tempat masuk kabel.
20150218_173959.jpg20150218_173946.jpg 
3.      Lubangi batok kelapa dengan bor, buatlah 2 lubang. Jarak 2 lubang itu harus sesuai dengan jarak 2 lubang yang
20150218_174034.jpg

4.      Masukkan kabel melalui bambu bagian belakang dan menembus batok kelapa.
20150218_180115.jpg20150218_175503.jpg

5.      Tarik kabel, lalu kupas kulit luar kabel dan kulit pada kabel inti, sehingga nampak serabut tembaga kabel.
20150218_175211.jpg20150218_174116.jpg

6.      Buka mur pada bagian dalam dudukan lampu
7.      20150218_174234.jpgKaitkan tembaga pada 1 mur, lalu kencangkan dengan obeng


20150218_175949.jpg
 













8.      Lakukan yang sama pada tembaga satunya.
9.      Pasangkan vitingan pada batok dengan kencang. Sebelum memasang vitingan, buatlah 2 lubang pada batok yang pas dengan lubang pada vitingan. Dapat dilubangi dengan bor.
20150218_174034.jpg

10.  Paskan salah satu lubang pada batok kelapa pada salah satu lubang pada bambu.
11.  Setelah pas, masukkan mur melalui bagian dalam batok kelapa sampai menembus bambu, kencangkan dengan obeng.
12.  Lakukan yang sama pada lubang satunya.
13.  Bagian atas telah siap. Sebelum membuat bagian dasar, cek dulu apakah kabel dan dudukannya berfungsi dengan baik. Apabila tidak, cek kembali dudukan lampu. Apabila masih belum menyala gantilah dengan kabel yang baru
14.  Buatlah lubang pada papan dengan selisih diameter papan lebih besar 0,5 cm dari diameter bambu.
20150218_173918.jpg

15.  Gambar lingkaran pada papan sesuai dengan lingkar bambu. Lubangi papan dengan bor menurut garis melingkar tadi. Lalu pahat bagian lubang dengan tatah atau alat tajam lainnya.
 20150218_173811.jpg
16.  Setelah lubang pada papan selesai, masukkan bambu pada papan.
17.  Jika masih terlalu longgar, dapat disisipi dengan serpihan ketika melubangi papan.
18.  Lampu dapat dipercantik denga diberi warna sesuai keinginan.
19.  Lampu kayu yang unik siap digunakan.

























BAB III
KESIMPULAN


A.    Kesimpulan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa :
1.      Sejak munculnya barang-barang produk modern, barang hasil karya seni kerajinan lampu kayu sudah tidak menjadi minat dikalangan masyarakat ,karena masyarakat lebih menyukai hasil produk modern.
2.      Harga bahan baku yang kian melambung tinggi menyebabkan para pengrajin lampu kayu enggan memproduksinya kembali.
B.     Saran
Dari uraian di atas penulis ingin mengemukakan bebrapa sran. Adapun saran yang ingin penulis sampaikan antara lain:
1.    Untuk tetap melestarikan seni lampu kayu hendaknya di buat sebuah lembaga desa yang bisa memasarkan hasil produksi lampu kayu.
2.    Bagi para pengraji hendaknya lebih kreatif lagi dalam pembuaatan lampu kayu sehingga konsumem lebih tertarik dalam penggunaan lampu kayu tersebut.






                                                                     



DAFTAR PUSTAKA





Komentar

Postingan populer dari blog ini

DRAFT