tanpa judul.

dentuman detik tak mengijinkanku untuk sejenak melamun. membayangkan masa-masa indah tatkala hanya aku dan kamu, dan Tuhan yang tau. bolehkah aku sedih? ketika hidup membawaku ke dalam pusaran maya yang mematikan entah sadar, entah tidak. pandanganku sayup. bagai krupuk yang dibiarkan berada diluar toples selama beberapa menit. aku layu. aku pilu. aku sakit. aku, manusia biasa....

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DRAFT